Analisis Pemikiran Ibnu Taimiyah Terhadap Makna Majaz Dalam Al-Qur’an Dan Hadis
DOI:
https://doi.org/10.55062//IJPI.2024.v4i1/456/5Keywords:
Hadith; Majaz; Ibn TaimiyahAbstract
This article analyzes Ibn Taymiyah's thoughts on the meaning of majaz in the Qur'an and hadith. The meaning of majaz is something that is considered very important in understanding the verses of the Qur'an and hadith, but its existence has actually reaped many pros and cons among the scholars because many are considered to be overusing the meaning of majaz to the point that it takes away from the intended meaning of a lafadz. Ibn Taymiyah was one of the ulama' who rejected the meaning of majaz and even wanted to close the doors of majaz altogether, which made quite a few ulama' oppose and even disbelieve his creed. In this research, the author uses library research methods by referring to Ibn Taimiyah's main work, namely Majm?’ al-Fat?w?, which contains fatwas and his thoughts, including the meaning of majaz in understanding the Qur'an and hadith. This article focuses on Ibn Taimiyah's thoughts and the comments of the ulama' towards him who rejected the meaning of majaz in understanding the Qur'an and hadith.
Tulisan ini menganalisis tentang pemikiran Ibnu Taimiyah terhadap pemaknaan majaz dalam al-Qur’an dan hadis. Pemaknaan majaz merupakan hal yang dianggap sangat penting dalam memahami ayat al-Qur’an maupun hadis, namun keberadaannya justru menuai banyak pro-kontra diantara para ulama’ karena banyak yang dianggap berlebihan dalam menggunakan makna majaz sampai membuatnya keluar dari maksud yang dituju dari suatu lafadz. Ibnu Taimiyah merupakan salah satu ulama’ yang menolak adanya pemaknaan majaz bahkan ingin menutup pintu majaz secara keseluruhan, yang membuat tidak sedikit ulama’ menentang bahkan mengkafirkan akidahnya. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan merujuk kepada karya utama dari Ibnu Taimiyah yakni Majm?’ al-Fat?w? yang berisi tentang fatwa-fatwa dan pemikirannya termasuk dalam pemaknaan majaz dalam memahami al-Qur’an maupun hadis. Tulisan ini berfokus pada pemikiran Ibnu Taimiyah serta komentar para ulama’ terhadapnya yang menolak makna majaz dalam memahami al-Qur’an maupun hadis.
Downloads
References
Al-‘Asqal?niy, A. al-F. A. bin ‘Aly. (1972). Al-Durar al-K?minah f? A’y?n al-Mi‘ah al-Th?minah. D?‘irah al-Ma’?rif al-‘Uthm?niyah.
Al-Bayhaqiy, A. B. A. bin al-?asan. (2010). Al-Asm?‘ wa al-?if?t. Maktabah al-Saw?d?.
Al-Bukh?riy, A. ‘Abdull?h M. bin I. (1993). ?a??? al-Bukh?riy. D?r Ibn Ka??r.
Al-?arr?niy, A. al-‘Abb?s A. bin ‘Abdul ?al?m. (2004). Majm?’ al-Fat?w?. King Fahd Complex for the Printing of the Holy Quran.
Al-Qushairiy, A. al-?usayn M. bin al-?ajj?j. (2006). ?a??? Muslim. Dar al-Tayba.
Al-Sinjitaniy, A. D. S. bin al-A. bin I. bin B. al-Azdiy. (2022). Sunan Ab? D?ud. Al-Anshoriyyah Bidahly.
Al-Tirmidhiy, M. bin ‘?s? bin S. bin M. bin al-?a??ak. (2010). Sunan Tirmidhiy. Maktabah Musthofa al-Babay al-Halby.
Artikasari, L. (2022). Makna Tangan Allah Menurut Tafsir Al-Sa’di dan Tafsir Al-Maraghi. Skripsi IAIN Ponorogo.
Azizah, Q. (2021). Konsep Tauhid Ibnu Taimiyah dan Pengaruhnya terhadap Pembaharuan Pemikiran Islam. Jurnal Aqlania, 12 (https://jurnal.uinbanten.ac.id/index.php/aqlania/article/view/4350).
Fahamsyah, F. (2021). Ulama Salaf dan Khalaf. Jurnal al-Fawaid, 11 (https://jurnal.stai-ali.ac.id/index.php/Alfawaid/%20issue/view/15).
Firdaus. (2018). Hakikat dan Majaz dalam al-Qur’an dan Sunnah. Jurnal Kajian dan Pengembangan Umat, 1 (https://jurnal.umsb.ac.id/index.php/ummatanwasathan/article/view/1118/955).
Hamzah, M. N. D. (2021). Majaz: Konsep Dasar dan Klasifikasinya dalam Ilmu Balagah. Academia Publication.
Idris, M. (2009). Majaz: Persoalan Teologis atau Bahasa. Jurnal Mukaddimah, 15 (https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/8618/).
Mulyadi, A. (2006). Haqiqi Majazi: Teori dan Aplikasi Istinbath Hukum Islam. Jurnal al-Ihkam, 1 (https://ejournal.iainmadura.ac.id/index.php/alihkam/article/view/2548).
Qardhawi, Y. (1993). Kaifa Nata’ammal Ma’a al-Sunnah al-Nabawiyyah, Terj. Muhammad al-Baqir. Karisma.
Suryani, K. (2019). Kontroversi Makna Majaz dalam Memahami Hadis Nabi. Jurnal Dar el-Ilmi, 6 (http://www.e-jurnal.unisda.ac.id/index.php/dar/article/view/1610).
Sutrisno, A. (2021). Ekonomi Islam Prespektif Ibnu Taimiyah. Jurnal Muamalatuna, 13 (https://jurnal.uinbanten.ac.id/index.php/mua/article/view/4733).
Syahid, M. (2011). Ahlussunnah Membantah Ahmad Ibnu Taimiyah. Syahamah Presss.
Syaikhon, M. (2015). Pemikiran Hukum Islam Ibnu Taimiyah. Jurnal Lisan al-Hal, 7 (http://repository.unusa.ac.id/2787/3/turnitin.pdf).
Tujang, B. (2016). Pengaruh Pemikiran Ibnu Taimiyah terhadap Pemikiran Ibnu Abdulwahhab tentang Syirik. Jurnal al-Majalis, 3 (https://ejournal.stdiis.ac.id/index.php/Al-Majalis/issue/view/6).
Yasin, J. (2016). Pemikiran Islam Ibnu Taimiyah. Jurnal al-Syir’ah, 8 (https://journal.iain-manado.ac.id/index.php/JIS/article/view/19/18).
Yusron, A. (2020). Ayat-Ayat Mutasyabihat Prespektif Ibnu ‘Atiyyah. Jurnal Tafakkur, 1 (https://e-jurnal.stiqarrahman.ac.id/index.php/tafakkur/issue/view/1).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Muhid Muhid, Muhammad Sulaiman Hasyim Sulaiman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.





